http://pattiro.net/blog/
digaboengken dengan daripada kita poenya Perpustakaan Pattiro
Silahkan berkoenjoeng!
untuk registrasi kontributor silahkan hoeboengi andymse@gmail.com
Terimakasih...
Label: Artikel
Bisnis Indonesia, Jum'at, 22 Agustus 2008;Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution menjawab pertanyaan pers seusai dialog publik di Gedung Sate Bandung, Jabar, kemarin. Pemeriksaan BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah dalam empat tahun terakhir menunjukkan transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah yang semakin memburuk.Emmmmhhhh...
Jadi mikir nih!... Selama ini posisi Pattiro (Pusat Telaah dan Informasi Regional) dengan berbagai programnya ada di mana ya? Padahal banyak program-program Pattiro bersinggungan dengan masalah transparansi dan akuntabilitas anggaran. Pun banyak berkaitan dengan pendorongan peraturan-peraturan yang menuju ke arah yang sama. Bisa jadi, sinyalemen ini menunjukkan bahwa Pattiro belum berhasil menancapkan sesuatu peran apapun. Bisa jadi, karena selama ini keberhasilan hanya dipandang proyek per proyek, program per program, sehingga lupa akan gerakan. Terlalu banyak menghitung ulat, burung, flora dan fauna membuat lupa akan hutannya.
Tadinya aku pikir penyakit ini hanya ada di NGO lain, ternyata ada juga di tempat kita sendiri.
Jadi prihatin...
Bagaimana nih???
Label: Artikel
Akhirnya aku bisa bercerita tentang acara di Yogya 7-9 Agustus 2008.
Ini adalah acaranya PATTIRO (Pusat Telaah dan Informasi Regional). Menindaklanjuti awal pelaksanaan 3 (tiga) program yang kebetulan hampir bersamaan, disepakati bahwa Lokakarya Awal Program dijadikan satu, bertempat di Kaliurang, Yogyakarta. Tempat yang cukup sejuk, nyaman, dan relatif jauh dari kebisingan kota sehingga masing-masing peserta bisa mengeksplorasi pikiran dengan nyaman.3 (tiga) program ini diikuti oleh hampir seluruh jaringan Pattiro di berbagai daerah, selain itu diundang pula pegiat dari daerah-daerah yang tidak ikut dalam pelaksanaan program. Sehingga selain ada 3 kelas yang berkutat dengan program masing-masing ada pula kelas ke-4 yang menjadi ajang tukar pikiran membahas keorganisasian. Tercatat, semua daerah mengirimkan pegiat untuk hadir dalam acara tersebut yaitu dari Jakarta (Pattiro), Tangerang (Pattiro Tangerang), Serang (Pattiro Serang), Banten (Pattiro Banten), Pekalongan (Pattiro Pekalongan), Semarang (Pattiro Semarang), Solo (Pattiro Surakarta), Kendal (Sekolah Rakyat), Magelang (Pattiro Magelang), Gresik (Pattiro Gresik), Malang (Pattiro Malang) -semuanya di Jawa-, dan dari Jeneponto Sulawesi Selatan (Pattiro Jeka).
Malam harinya, ada kelas tambahan yaitu kelas 5 yaitu kelas ICT.sssttt... kalau berbicara masalah ICT -information and communication technology- atau TIK -teknologi informasi dan komunikasi-, banyak orang langsung membayangkan komputer, internet, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan komputer. menurutku, maksudnya tidak sekedar itu, melainkan meliputi hal-hal yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan, dan penyimpanan informasi yang memanfaatkan teknologi. hal ini tentu saja selalu berkembang seiring dengan kemajuan jaman. mulai dari memukul kentongan dengan tanda-tanda tertentu (di jawa disebut titir), radio, sms, sampai ke internet pun termasuk dalam ICT atau TIK. kekaprahan ini sepertinya sudah menjalar kemana-mana sampai di sekolah-sekolah pun pelajaran TIK identik dengan pelajaran komputer.
Nah... kelas 5 atau kelas ICT yang ada di acara Yogya kemarin adalah arena belajar bersama bagi pegiat-pegiat yang berminat untuk mengembangkan website. Yeach... tentu saja kelas ini pun akhirnya dekat dengan komputer dan internet. Sebagai pemandu adalah Andy MSE dan Setyo DH dari Pattiro Surakarta, sedangkan peserta dari semua daerah Pattiro termasuk Jakarta, kecuali Malang dan Kendal. Sayang sekali hanya berlangsung satu sesi karena terkena pemadaman bergilir. Untuk mengobati kekecewaan, sesi selanjutnya dilakukan jarak jauh (distance learning), dengan memanfaatkan media komunikasi mailing list untuk bertukar pengalaman dan berbagi pengetahuan. Yang akan datang, sangat mungkin diarahkan untuk membangun website bersama-sama.
Yang dipelajari pada sesi satu-satunya di malam di kelas 5 itu adalah merancang website pada localhost di bawah sistem operasi Windows dengan menggunakan XAMPP (ini karena hampir semua laptop yang dibawa pegiat Pattiro menggunakan Windows). Di akhir sesi yang gagal karena mati lampu ini, telah berhasil diinstall Wordpress di localhost. Selanjutnya masing-masing peserta kelas 5 dipersilahkan berkreasi sendiri mengubah tampilan websitenya, termasuk mengisi konten-konten statis.
Bagi kawan-kawan yang berminat, mohon maaf, tutorialnya sedang ditulis, nantinya dapat didownload dari blog ini atau dari Perpustakaan Pattiro. Ditunggu kabarnya sudah sejauhmana kreasimu!...
selanjutnya...Label: Berita
Di barisan pelaksana program, nantinya juga ada pendatang bau baru, yaitu cowok keren bernama Nurrochim alias Korim, yang sudah lama sekali (mungkin hampir 3 tahun) menjadi kader inthilan di Pattiro Solo.
Bagaimana dengan pegiat tua lama lainnya?
Selama ini sudah ada Alief, Setyo, Maghfur, Mbak Noor, Latri, Joko, dan Andy. Masing-masing sudah mempunyai spesialisasi yang mumpuni. Bisa jadi, yang akan datang mbak Noor yang selama ini ada di barisan administrasi keuangan terjun juga memperkuat barisan pelaksana program. Oh ya... masih ingat??? Dulu, kira-kira tahun 2003-2005 (tepatnya lupa), mbak Noor pernah jadi jagoan di program Gender Budget. Waktu itu kantor Pattiro Solo masih di Jajar, Laweyan. Pastinya pengalaman yang lalu akan sangat berguna untuk pelaksanaan program-program yang akan datang.
Nah... Supaya kawan-kawan Pattiro bisa kenal lebih dekat dengan para pendatang bau baru ini, mereka akan kami datangkan ke Jogja...jogja...jogja... 07-08 Agustus 2008 yad.
Yang tidak sabar berkenalan lihat dulu fotonya:
Korim:


Sofi:



selanjutnya...
Label: Berita
Hari-hari pertama Internet for Kids di Surakarta dipenuhi oleh anak-anak yang kesengsem oleh akses internet gratis, juga belajar komputer gratis. Semuanya cowok, sekali lagi... semuanya cowok...
Aku jadi bingung dan bertanya-tanya sendiri dalam hati.
Apa itu karena cewek lebih pemalu sehingga tidak mau ikut berebutan main komputer dan internet bareng anak laki-laki? Atau karena ketertarikan mereka pada hal lain, bukan pada hal-hal yang berhubungan dengan komputer dan internet?
Ternyata salah... sekali lagi salah...
Minggu ini secara rutin ada juga anak-anak cewek yang berkunjung ke Internet for Kids.
Tak mau kalah dengan cowok-cowok, mereka para cewek IFK ini juga bisa belajar dengan cepat. Mengetik, menggambar, nge-games, bahkan googling untuk mencari gambar-gambar barbie, juga mencari informasi-informasi kesukaan mereka.
Pokoknya keren deh para cewek IFK itu!...
WANITA...... JANGAN MAU KETINGGALAN...
selanjutnya...Label: Berita
Apa yang menarik untuk diceritakan??? Ternyata tidak ada... hehehe...
Freespire tergolong distro Linux yang lengkap. Untuk ketak-ketik sudah tersedia paket OpenOffice. Browser menggunakan turunan Firefox 1.5.0.4 yang sudah teruji ketangguhannya. Tampilan oke banget, semua lancar.
Pupppy Linux adalah distro Linux yang super ringan. Hanya membutuhkan seperempat giga untuk full install di harddisk. Kalau dijalankan dari liveCD atau USB hanya butuh tempat 88MB. Memory disarankan minimal 256MB biar bisa jalan lancar dan CD bisa dilepas, kalau kurang dari itu file utama tidak di-copy ke RAM, artinya tetap dibutuhkan kerja CD-drive. Walaupun kecil, si anak anjing ini cukup tangguh dan kompak. Ketik-mengetik menggunakan Abiword, browser menggunakan Seamonkey keturunan Mozila 1.8.1.12 yang ringan namun cukup kuat. Anak anjing ini tampilannya juga keren.
Apa lagi???
Pokoknya untuk urusan pokok yaitu ketak-ketik, edit gambar sederhana, browsing internet, chatting, hmmmm... sudah sangat memadai.
Semoga pengguna Internet for Kids bisa paham dan mengerti bahwa di dunia ini banyak operating system yang layak dicoba dan digunakan, sehingga tidak tergantung pada satu OS saja. Meminjam bahasa Riyogarta, ini bagian dari "gerakan mengurangi dosa di sektor IT".
Terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu pengembangan Internet for Kids and Kampoeng Hotspot. (Pattiro Jakarta, Pattiro Surakarta, Betti Alisjahbana, Andy MSE, semua pegiat dan kader Pattiro Surakarta, dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu).
Bila berkenan, silahkan berkunjung ke Internet for Kids and Kampoeng Hotspot di Sodipan RT 08/05, Pajang, Laweyan, Surakarta 57146, email: pattiro_surakarta@yahoo.com.
Semoga bermanfaat (kalau ini kata-kata khas Onno).
Eh... masih ada yang kurang, access point belum dipasang di depan, masih di teras kantor, artinya jangkauannya masih kurang jauh. Jadi belum 100% kampoeng-hotspot, baru pekarangan-hotspot saja, hehehe...
selanjutnya...
Label: Berita
MCK Pintar ini adalah hasil pengerjaan proyek pembangunan dengan melibatkan masyarakat bersama Direktorat PU, Satker, PU Kabupaten Serang.. Sebagai konsultan adalah BEST, dan fasilitator lapangan Nuriya Ulfah.
Kp Sempu Banten Girang, Kelurahan Cipare ( dekat dengan lokasi ziarah makam Ki Agus Ju tokoh Islam Banten)
Biaya Total Rp 300 jt saja.
Kp. Kubang Kemiri Kec. Kasemen, Serang (kampung yang hampir semua penduduknya memiliki usaha konveksi khusus seragam sekolah dan kulit kasur)
Biaya total 300 jt saja
Pertama : Training operator; pembekalan untuk calon penjaga serta pengurus KSM, tentang hal-hal yang harus diperhatikan setiap harinya seperti mengosok dinding Km, Kolam, lantai, saringan air wc serta gayung. Untuk mencegah noda air sabun serta tumbuhnya lumut juga sampah rambut bekas shampoo dll. Dalam sebulan sekali penjaga juga memeriksakan kamar kamar IPAL yang berjumlah 6 ruang, tepatnya berada di bawah bangunan guna memastikan tidak terdapatnya sampah yang tidak berhasil dibersihkan di masing masing ruangan kamar mandi. Dan di setiap 4 sampai 5 tahun ke depan bersiap untuk melakukan pengurasan tinja dalam bio digester.
Kedua : Kampanye kesehatan, dilakukan setelah dilakukan penilaian dengan Kegiatan survey HIA (Health Impac Asassement), setelah terpotret bagaimana keseharian mereka akan kepekaanya terhadap prilaku sehat, dalam sessi ini di sampaikan dengan melakukan pemutaran film siklus penyebaran penyakit akibat prilaku tidak sehat serta kebiasaan buruk buang air besar di sembarang tempat, kemudian mempraktekkan cara bagaimana melakukan cuci tangan dengan sabun, konon katanya tehnik cuci tangan ini di dapat olah para pejabat kita sampai ke negeri orang..( mmhh macem macem aja) tapi sayang juga jika ilmu ini tidak saya berikan untuk saudara saudara saya di Pattiro ( mungkin nanti di forsilatnas diadakan agenda cuci tangan pake sabun sebelum makan siang.
Ketiga: Komisioning, pegecekan akhir terhadap kondisi fisik, ada sudah terbentuk atau belumnya KSM pengelola, dan laporan keuangan dana pembangunan yang 300 jt. Untuk laporan keuangan 3 titik lokasi Sanimas di tahun 2007 hasilnya ckup bagus balance antara pemasukan dan pengeluaran, untuk fisik okeh hanya ada 1 kampung yang ternyata belum mengubah KSM yang tadinya berfungsi sebagai panitia pembangunan menjadi pengurus untuk mengelola MCK, alhasil untuk titik ini belum di berikan izin untuk mulai mengoperasikan MCK Pintar sampai terbentuknya pengurus. Sikap tegas ini dilakukan agar keberlanjutan MCK dapat berjalan karena di dukung dengan adanya kelompok /pengurus yang menanggungjawabi, dan tidak separti bangunan sanitasi yang menjadi MCK (Monumen Cipta Karya).
Buah jengkol buah pepaya
Mau be.. udahan dulu yaa..
Cup cup WaW..
---------------------------
Next articles : pendampingan korban tindak kekerasan buruh migran..
Upe megawati sukarnoputro selanjutnya...
Label: Berita
Siapapun sudah mengetahui tentang Candi Borobudur. Sebuah candi yang berdiri disebuah kawasan yang sekarang ini masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Jawa Tengah, adalah sebuah bangunan suci agama Budha yang dibangun pada masa Mataram Kuno dibawah pemerintahan Dinasti Syailendra. Berdasarkan atas tulisan yang terdapat pada “kaki” tertutup dari Candi Borobudur yang berbentuk huruf Jawa kuno yang berasal dari huruf pallawa, diperkirakan tahun berdirinya candi tersebut pada tahun 850 Masehi
Candi Borobudur terdiri dari 2 juta bongkah batu, sebagian merupakan dinding-dinding berupa relief yang mengisahkan ajaran Budha Mahayana. Candi tersebut berukuran sisi-sisinya 123 M, sedang tingginya termasuk puncak stupa yang sudah tidak ada karena disambar petir 42 M, yang ada sekarang tingginya tinggal 31,5 M. [.... baca selanjutnya...] Bahwa Candi Borobudur itu hakekatnya merupakan “tiruan” dari alam semsta yang menurut ajaran Buddha terdiri atas 3 bagian besar, yaitu: (1). Kamadhatu; (2). Rupadhatu; dan (3). Arupadhatu.
Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau nafsu (keinginan) yang rendah, yaitu dunia manusia biasa seperti dunia kita ini. Rupadhatu, yaitu dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari ikatan nafsu, tetapi maish terikat oleh rupa dan bentuk, yaitu dunianya orang suci dan merupakan “alam antara” yang memisahkan “alam bawah” (kamadhatu) dengan “alam atas” (arupadhatu). Arupadhatu, yaitu “alam atas” atau nirwana, tempat para Buddha bersemayam, dimana kebebasan mutlak telah tercapai, bebas dari keinginan dan bebas dari ikatan bentuk dan rupa. Karena itu bagian Arupadhatu itu digambarkan polos, tidak ber-relief.
Disamping itu, ada permainan angka-angka yang mengagumkan di candi Borobudur. Jumlah stupa di tingkat Arupadhatu (stupa puncak tidak di hitung) adalah: 32, 24, 16 yang memiliki perbandingan yang teratur, yaitu 4:3:2, dan semuanya habis dibagi 8. Ukuran tinggi stupa di tiga tingkat tsb. Adalah: 1,9m; 1,8m; masing-masing bebeda 10 cm. Begitu juga diameter dari
stupa-stupa tersebut, mempunyai ukuran tepat sama pula dengan tingginya : 1,9m; 1,8m; 1,7m. Beberapa bilangan di borobudur, bila dijumlahkan angka-angkanya akan berakhir menjadi angka 1 kembali. Diduga bahwa itu memang dibuat demikian yang dapat ditafsirkan : angka 1 melambangkan ke-Esa-an Sang Adhi Buddha.Jumlah tingkatan Borobudur adalah 10, angka-angka dalam 10 bila dijumlahkan hasilnya : 1 + 0 = 1. Jumlah stupa di Arupadhatu yang didalamnya ada patung-patungnya ada : 32 + 24 + 16 + 1 = 73, angka 73 bila dijumlahkan hasilnya: 10 dan seperti diatas 1 + 0 = 10. Jumlah patung-patung di Borobudur seluruhnya ada 505 buah. Bila angka-angka didalamnya dijumlahkan, hasilnya 5 + 0 + 5 = 10 dan juga seperti diatas 1 + 0 = 1.
Sang Adhi Buddha dalam agama Buddha Mahaya tidak saja dianggap sebagai Buddha tertinggi, tetapi juga dianggap sebagai Asal dari segala Asal, dan juga asal dari keenam Dhyani Buddha, karenanya ia disebut sebagai “Yang Maha Esa”.
selanjutnya...
Label: Referensi
Salam bahagia semua!
Kita berkumpul kali ini Selasa-Rabu, 27-28 Mei 2008 adalah untuk sang BAHAGIA itu. Seperti tema pertemuan kita "Besar dan Bahagia Bersama II", kedua setelah yang pertama kali dilaksanakan pada Juli tahun 2007 lalu. Dan secara kebetulan juga dilaksanakan bersamaan dengan ulang tahun Pak Syahrir Wahab (ketua Yayasan PATTIRO).
Pertemuan ini dihadiri oleh :
1. Rohidin Sudarno, sebagai OC acara
2. Fitri Muslih, sebagai OC dan juga Acting Direktur PATTIRO Banten
3. M. Saifullah (Cecep), Direktur PATTIRO Gresik
4. Aminuddin, Direktur PATTIRO Pekalongan
5. Arifin, Direktur PATTIRO Sekolah Rakyat, Kendal
6. Adwin Sutte, Direktur PATTIRO Jeka, Jeneponto
7. Asiswanto Darsono, Perwakilan dari PATTIRO Malang
8. Dini Mentari, Direktur Eksekutif PATTIRO
9. Ilham Cendekia, Direktur Pengembangan Program PATTIRO
10.Yulius Hendra, sebagai Fasilitator Pertemuan
11.Wawanuddin, Perwakilan PATTIRO Tangerang
12.Agus Dadan, Perwakilan PATTIRO Banten/Lebak
13.Alif Basuki, Direktur PATTIRO Solo
14.Patchurrohman, Direktur PATTIRO Serang
15. Syahrir Wahab, Ketua Yayasan PATTIRO
Indahnya berkumpul, berbagi ide-berjuang memebuatnya jadi nyata demi sang BAHAGIA!
Cerita isi meeting di publish OC - Roi atau Fitria di mailing list.
Berikut cuplikan dalam beberapa foto (hari pertama) :
Label: Berita
Lokakarya keterlibatan warga dan tata pemerintahan yang partisipatif
Diposting oleh My Life & My Pattirodikirim oleh Alfan
Dear all,
Tujuan:
Untuk memahami lebih lanjut dinamika partisipasi masyarakat warga dalam tata pemerntahan daerah di Indonesia, khususnya kaitannya dengan pelayanan publik.
Fokus :
Kegiatan ini menekankan dan berbagi segala upaya yang telah dilakukan baik oleh mitra masyarakat warga LGSP maupun lembaga donor lainnya untuk meningkatkan penyediaan pelayanan publik serta berbagai peran yang dimainkan oleh warga dalam penyediaan pelayanan publik: sebagai Klien, sebagai warga yang mengadvokasi perbaikan dan sebagai penduduk yang sama-sama menyediakan pelayanan publik.
Hari 1
Pembukaan dan Peluncuran 3 buku terbitan LGSP 1. MEMBANGUN PARTISIPASI WARGA DALAM TATA PEMERINTAHAN DAERAH DI INDONESIA ; praktik, kebijakan dan Ageda 2. PARTISIPASI ORGANISASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN : panduan fasilitator 3. Citizen report Card : panduan monitoring pelayanan publik berbasis masyarakat
(yang berminat mengkopy bahan materi lokakarya dan buku tersedia di Pattiro...hub Alfan)
Rapat Pleno 1 : Diskusi panel " Tren dan Praktek Baru keterlibatan warga dalam tata pemerintahan daerah" dalam panel ini pemaparan pengalaman international dan tren-tren baru di bidang partisipasi publik.pembicara: Derick Brinkerhoff dari RTI International USA, Jesse Roberdo ( walikota Nagan City, Filipina)
Rapat Pleno 2 membahas " peran warga dalam pelayanan publik di Indonesia" para praktisi dan peneliti memeparkan praktek-praktek yang baik dan penelitian saat initentang hubungan warga masyarakat dan pemerintah di indonesia... khususnya berkaitan dengan pelayanan publik..
Pembicara: H. Soekirman (wakil bupati Serdang Bergadai), Dr.Hetifah Sj.saifudian B-Trust Bandung, Karrie Mclauglin LGSP
Hari ke 2 dan ke 3 mencakup beberapa lokakarya paralel.
Tujuan: membagikan dan mendiskusikan berbagai pendekatan yang melibatkan warga dalam peningkatan pelayanan publik dan praktek yan digunakan pemerintah untuk melibatkan warga dalam pengadaan pelayanan publik.
Peserta dibagi menjadi tiga kelompok
Kelompok 1. keterlibatan warga dalam pelayanan publik
Kelompok melihat hubungan langsung antara warga dan penyedia pelayanan publik baik keterlibatan publik dengan lembaga pemerintah sebagai sesama penydia publik atau organisasi masyarakat daerah yang terlibat dalam fungsi pengawasan.
Studi kasus :
Citizen charter di Jawa Barat. Citizen Report Card di Sulawesi Selatan, Forum untuk perbaikan pelayanan oleh banyak pemangku kepentingan di Jawa Timur dan peningkatan pelayanan publik dan pemberantasan korupsi di aceh
Kelompok 2. keterlibatan warga dalam perencanaan dan penganggaran
Kelompok berfokus pada partisipasi warga dalam perencanaan dan siklus anggaran serta kapasitas mereka untuk mempengaruhi alokasi anggaran untuk pelayanan publik.
studi kasus:
Town hall meeting jawa timur dan jawa tengah, Penelusuran yang partisipatif di Sulsel dan komisi Transparansi dan partisipasi di Lebak, jawa Barat
Kelompok 3. Anggaran dan Advokasi kebijakan
Kelompok berfokus pada lobi langsung dan kegiatan advokasi oleh kelompok masyarakat warga untuk memastikan dana yang memadai dialokasikan untuk pelayanan publik yang mendasar , dan bahwa mutu pelayanan publik memenuh standard yang telah disepakati.
studi kasus:
Pengembangan ekonomi di Jawa Tengah, pakta Integritas di sumatera Barat, Gender dan Advokasi yang berpihak pada kaum miskin serta advokasi anggaran masyarakat di SUMUT
Tiap lokakarya memulai dengan tiga studi kasus dari praktek-praktek yang telah di uji dilapangan kemudian dilanjutkan dengan diskusi umum yang difasilitasi untuk menarik pelajaran penting kelompok kerja yang lebih kecil akan dipecah untuk berdiskusi dan menyusun laporan untuk pleno akhir tentang
a. kondisi dimana praktek partisipasi sukses
b. model untuk keberlangsungan praktek ini setelah project donor selesai
c. jenis kerangka kebijakan dan kebijakan publik yang selanjutnya akan mendukung praktek ini.
Setelah sehari penuh lokakarya pertama, ketiga kelompok melaporkan kembali kepada pleno konferensi. fokus pemamparan adalah Lesson Leaned dalam mengimplementasikan berbagai pendekatan yang berbasis warga untuk meningkatkan pelayanan publik dan bagaimana pemdekatan tersebut dapat berlanjut... .
Agenda untuk hari terakhir membahas seputar diskusi kelompom fokus daerah untuk membagun komitmen bersama diantara para pejabat pemerintah, DPRD dan aktivis masyarakat warga dari tiap propensi, mengenai:
1. RTL
2. Rekomendasi kepada LGSP mengenai kegiatan program untuk mendukung tindak lanjut tersebut
3. saran-saran untuk reformasi kebijakan ( misal berkaitan dengan revisi UU no 32/2004 dan no.8/1985 yang sedang berjalan dan PP kebebasan Informasi)
SOFT COPY HASIL LOKAKARYA TERMASUK RTL TIDAK BISA DI COPY LANGSUNG DI ARENA ACARA AKAN TETAPI AKAN DI KIRIM LEWAT EMAIL MASING-MASING PESERTA....
JADI KALO UDAH DI KIRIM NTAR AKU MASUKIN MAILIST DEH.....
begitulah adanya.....
terimaksih
regards
selanjutnya...Label: Berita